Kategori
Uncategorized

Ajakan Juruselamat

Ditulis Oleh : Ev. Almerof Pemburu, S.Th.

.

.

Matius 11:28

.

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu”

.

.

.

.

. . . . Kesibukan adalah salah satu penyakit modern yang diderita banyak orang saat ini. Tuntutan pekerjaan yang tinggi, memikirkan strategi untuk usaha agar tidak rugi, kesana kemari mencari pekerjaan dan lain sebagainya membuat beban hidup semakin terasa berat hingga membuat letih dan lesu.

.

.

. . . . Jika kita memperhatikan pasal 11 dari awal, maka kita akan melihat ada ajakan yang ditujukan kepada semua orang yang mengikut-Nya. Terutama, orang-orang yang letih lesu dan berbeban berat, yaitu orang-orang yang sangat merasa penat sehingga sama sekali tidak berdaya karena beban hidup mereka.Walaupun sebenarnya, beban berat yang dialami oleh manusia sebenarnya merupakan hal yang wajar karena kejatuhan dalam dosa (Kej. 3:16, 19). Beban berat ini bisa terjadi dalam wujud fisik maupun mental. 

.

.

. . . . Jika kita berada di situasi itu, maka hari ini ingatlah bahwa Tuhan Yesus tidak pernah menutup mata untuk setiap beban dan letih lesu yang kita alami. Tuhan Yesus menyampaikan ajakan untuk dating kepadanya dan akan memberikan kelegaan kepada kita yang mau datang kepadaNya. Pertanyaannya, bagaimana caranya supaya kita dapat menerimanya?

.

.

  1. . . Datang dan terima ajakan Tuhan
    .

    . .Datang dan terima ajakan Tuhan adalah hal utama yang perlu untuk dilakukan. artinya diperlukan iman yang aktif untuk menerima ajakan Tuhan. Iman yang aktif adalah iman yang terus diasah dan memiliki tindakan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menerima kelegaan dari Tuhan, maka perlu diterima dengan iman yang aktif dalam tindakan seperti tetap memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan lewat perenungan, doa, baca Firman Tuhan dan bersekutu dalam peribadatan. Tanpa melakukan hal diatas, maka kita tidak bisa mengasah iman kita, bahkan bisa membuat iman kita mati.
    .
    .
  2. . .Berani hadapi setiap beban bersama Tuhan
    .
    . .Ada kebiasaan salah yang seringkali kita lakuakan tentang membereskan setiap beban dan pergumulan, yakni meminta Tuhan untuk membereskan setiap beban dan pergumulan kita.
    Tuhan menciptakan kita menjadi pribadi yang lebih dari pemenang, artinya setiap ada beban dan pergumulan bukan diserahkan kepada Tuhan agar Tuhan bereskan, melainkan dating kepada Tuhan dan meminta kekuatan agar Tuhan memapukan kita membereskan setiap beban dan pergumulan kita, sehingga kita pun menjadi semakin berkembang dan kuat dalam menghadapi setiap tantangan hidup selanjutnya, berani menghadapi beban dan pergumulan juga akan menumbuhkan iman dan pengharapan kita kepada Tuhan. Itulah yang dimaksud berani hadapi setiap beban bersama Tuhan.

.

.

. . . . Dua point diatas merupakan cara kita untuk menerima ajakan Tuhan untuk kita bisa tetap kuat dan bertahan dalam menghadapi setiap beban dan pergumulan hidup. Datang kepada Tuhan dan memiliki jiwa berani menghadapi setiap tantangan dan persoalan adalah bagian dari cara menerima setiap janji Tuhan dalam hidup kita. Tuhan tidak akan pernah meninggalkan umat-Nya terlarut dalam beban dan pergumulan hidup. Setiap doa kita Tuhan pasti selalu dengar dan selalu ada jalan yang Tuhan berikan untuk kita. Masalahnya apakah kita mau menerima itu atau tidak?

.

.

. . . . Biarlah pertanyaan diatas kita jawab lewat setiap tindakan nyata kita dalam kehidupan sehari-hari. Tuhan Yesus menyayangi kita semua.

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on email
Email